<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-259697588431051236</id><updated>2011-07-28T13:03:00.394-07:00</updated><title type='text'>NURDIANTO</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://nurdiantostimata.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/259697588431051236/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdiantostimata.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>nurdianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09385084032646100878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-259697588431051236.post-3847868215967280740</id><published>2009-07-02T07:48:00.000-07:00</published><updated>2009-07-02T07:52:03.048-07:00</updated><title type='text'>PERINTAH DASAR LINUX</title><content type='html'>RESUME APSO&lt;br /&gt;STMIK PRADNYA PARAMITA&lt;br /&gt;Anggota kelompok&lt;br /&gt;1. Aan Widianto&lt;br /&gt;2. M. Nazar Rosidi&lt;br /&gt;3. Yusuf Darwanto&lt;br /&gt;4. Rahmat Dwi Djatmiko&lt;br /&gt;5. Catur Wulan Sri Gandasari&lt;br /&gt;6. Nurdianto&lt;br /&gt;7. M. Fathur Roji&lt;br /&gt;A. Struktur Direktori&lt;br /&gt;Struktur direktori Linux mengikuti standart “Filesystem Hierarchy Structure (FHS)” yang&lt;br /&gt;di pegang oleh Free Standart Group walaupun kebanyakan distribusi memodifikasi&lt;br /&gt;standart tersebut.&lt;br /&gt;/ (root)&lt;br /&gt;Struktur direktori di Linux secara umum diawalai dengan root filesystem “/” dan tentu&lt;br /&gt;juga merupakan root atau akar dari seluruh direktori global. Partisi dimana di letakkan /&lt;br /&gt;(root system) akan menjadi direktori sistem atau partisi pokok.&lt;br /&gt;/boot&lt;br /&gt;Direktori boot tesimpan file-file boot loader diantaranya grub atau lilo. Kernel, initrd dan&lt;br /&gt;system.map juga terletak didalam /boot. Jika system yang digunakan menggunakan&lt;br /&gt;partisi LVM ataupun partisi dalam jaringan. Maka ada baiknya dibuatkan partisi kecil&lt;br /&gt;tersendiri untuk meletakkan /boot di harddisk dengan filesystem konvensional. /boot ini&lt;br /&gt;umumnya sangat jarang sekali berubah isinya, kecuali memang ktia sering bermain-main&lt;br /&gt;dengan kernel.&lt;br /&gt;/sys&lt;br /&gt;Berisi informasi yang berkaitan dengan kernel, device dan firmware. Untuk memudahkan&lt;br /&gt;mengingat, direktori ini dianggap kependekan dari 'system'&lt;br /&gt;/sbin&lt;br /&gt;Berisi file-file biner yang esensinya untuk sistem dan mengendalikan sistem. File-file&lt;br /&gt;biner atau bisa dianggap aplikasi sistem ini jika dioperasikan secara tidak tepat bisa&lt;br /&gt;berpotensi merusak. Untuk memudahkan mengingat, direktori ini dianggap kependekan&lt;br /&gt;dari 'super binary'.&lt;br /&gt;/bin&lt;br /&gt;Berisi file-file binari atau aplikasi yang lebih umum dan dapat digunakan oleh semua&lt;br /&gt;user. Untuk memudahkan mengingat, direktori ini dianggap kependekan dari 'binary'.&lt;br /&gt;/lib&lt;br /&gt;Berisi file-file library atau pustaka dari semua aplikasi binari yang tersimpan dalam&lt;br /&gt;direktori /sbin dan /bin. Di direktori ini juga tersimpan berbagai macam librari yang&lt;br /&gt;digunakan untuk aplikasi lain. Konsep penggunaan librari bersama ini membuat aplikasi&lt;br /&gt;di linux dapat menghemat ukuran. Untuk memudahkan mengingat, direktori ini dianggap&lt;br /&gt;kependekan dari 'library'&lt;br /&gt;/dev&lt;br /&gt;Merupakan pseudo filesystem, atau directory yang isinya sebenarnya bukan benar-benar&lt;br /&gt;berisi file. Isi dari /dev ini berkaitan dengan perangkat-perangkat yang terdapat pada&lt;br /&gt;system. Misalkan untuk informasi port serial, port printer, dapat di berlakukan seperti&lt;br /&gt;membaca file. misalkan perangkat serial terletak di /dev/tty01, kemudian partisi dalam&lt;br /&gt;harddisk di sebut sebagai /dev/sda7. dan lain sebagainya. Untuk memudahkan mengingat,&lt;br /&gt;direktori ini dianggap kependekan dari 'device'.&lt;br /&gt;/etc&lt;br /&gt;Direktori /etc berisi file-file konfigurasi sistem. Mayoritas aplikasi dan layanan&lt;br /&gt;konfigurasinya tersimpan di direktori /etc termasuk diantaranya /etc/hosts,&lt;br /&gt;/etc/resolv.conf dan lain sebagainya. Di direktori /etc/init.d tersimpan konfigurasi&lt;br /&gt;bagaimana sebuah layanan dijalankan. Di direktori /etc/rc*.d tersimpan konfigurasi untuk&lt;br /&gt;menentukan service yang dijalankan untuk tiap-tiap sesi init.&lt;br /&gt;/home&lt;br /&gt;Semua direktori home dari pengguna tersimpan di direktori ini dengan nama user masingmasing&lt;br /&gt;sebagai pengelompokannya. Untuk beberapa sistem linux yang di spesifikasikan&lt;br /&gt;untuk server, direktori pengguna masih dikelompokkan lagi kedalam /home/users. Di&lt;br /&gt;dalama direktori /home/nama-user tersimpan konfigurasi-konfigurasi yang spesifik&lt;br /&gt;terhadap user tersebut. Oleh karena itu, berbeda user, walaupun berada di sistem yang&lt;br /&gt;sama bisa mendapat lingkungan dan tampilan yang sama sekali berbeda. Direktori /home&lt;br /&gt;merupakan direktori yang paling 'dekat' dengan user. Direktori /home ini bisa berisi dari&lt;br /&gt;dokumen-dokumen pekerjaan user hingga file-file hiburan seperti mp3 dan film juga&lt;br /&gt;termasuk foto-foto yang dimiliki oleh user. Oleh karena itu, untuk membatasi agar filefile&lt;br /&gt;di pengguna tidak mendesak file-file system, sangat umum untuk meletakkan&lt;br /&gt;direktori /home di partisi yang terpisah. Hal ini dapat menahan file-file yang disimpan&lt;br /&gt;user hingga total ukuran tertentu tanpa mengganggu ruang gerak system.&lt;br /&gt;/media&lt;br /&gt;Merupakan direktori untuk menyimpan direktori-direktori mount point. CD-ROM, DVD,&lt;br /&gt;flash disk, bahkan floppy disk juga akan termount di direktori ini. Pada distro-distro&lt;br /&gt;modern, sudah memberikan fasilitas untuk menampilkan device-device yang dimount ke&lt;br /&gt;depan Desktop. Sehingga pengguna tidak perlu susah-dan-repot menuju ke /media untuk&lt;br /&gt;dapat mengakses flash disk-nya tapi cukup lihat ke desktop-nya dan masuk ke direktori&lt;br /&gt;yang teerbuat baru di sana. Untuk workstation yang terintegrasi dengan jaringan, pada&lt;br /&gt;umumnya untuk melakukan mounting storage network juga diletakkan di /media. Dengan&lt;br /&gt;dikelompokkan seperti itu maka mudah untuk mengenali bahwa semua yang berada di&lt;br /&gt;dalam /media merupakan media penyimpan.&lt;br /&gt;/mnt&lt;br /&gt;Pada Linux yang masih umum menggunakan kernel 2.4.x. Untuk tempat mengumpulkan&lt;br /&gt;mount point berada di /mnt. Dikarenakan pada sistem berbasis kernel 2.6.x sudah&lt;br /&gt;menggunakan /media, maka /mnt ini umumnya kosong. /mnt bisa juga dijadikan mount&lt;br /&gt;point pada saat system rescue atau troubleshooting. Untuk memudahkan mengingat,&lt;br /&gt;direktori ini dianggap kependekan dari 'mount'.&lt;br /&gt;/opt&lt;br /&gt;Direktori /opt saat ini jarang digunakan. Beberapa paket software terpisah menggunakan&lt;br /&gt;direktori untuk menyimpan paket yang menuju ke lokasi manapun. Untuk memudahkan&lt;br /&gt;mengingat, direktori ini dianggap kependekan dari 'optional'&lt;br /&gt;/usr&lt;br /&gt;Sebuah sub-hirarki dari root filesistem di simpan didalam /usr. Didalam /usr tersimpan&lt;br /&gt;aplikasi dan utiliti yang spesifik dengan user. Jika kita melihat kedalam direktori /usr&lt;br /&gt;maka kita juga akan menemukan direktori yang mirip dengan di / yaitu bin, sbin dan lib.&lt;br /&gt;Hanya saja, aplikasi dan librari yang terletak /usr tidak terlalu kritikal untuk sistem.&lt;br /&gt;Untuk istilah mudahnya, /usr merupakan tempat dimana user menginstall aplikasi sendiri&lt;br /&gt;yang bukan official dari distro. Misalkan menginstall melalui tar-ball, atau paket yang&lt;br /&gt;dibuat sendiri. Jika pengguna termasuk orang yang sering menambah-nambah aplikasi&lt;br /&gt;sendiri diluar bawaan paket yang disediakan untuk distro itu, maka direktori /usr sudah&lt;br /&gt;dipastikan akan cepat sekali membengkak. Ada baiknya untuk sistem yang penggunanya&lt;br /&gt;seperti itu, /usr di berikan partisi sendiri. Untuk aplikasi yang bisa langsung dijalankan,&lt;br /&gt;sistem linux akan membaca secara bersamaan yang ada di /bin dan di /usr/bin begitu juga&lt;br /&gt;untuk /sbin dan /usr/sbin. Untuk memudahkan mengingat, direktori ini dianggap&lt;br /&gt;kependekan dari 'user'.&lt;br /&gt;/usr/share&lt;br /&gt;Merupakan tempat didalam /usr yang digunakan untuk menyimpan data-data yang bisa&lt;br /&gt;dibagikan dan tidak terikat dengan platform. Misalnya seperti wallpaper yang bisa dan&lt;br /&gt;boleh digunakan oleh semua user akan diletakkan didalam /usr/share. Lalu ada juga fonts,&lt;br /&gt;dan sound theme yang berkaitan dengan tampilan.&lt;br /&gt;/usr/doc&lt;br /&gt;Merupakan tempat untuk menyimpan dokumentasi dan catatan yang berkaitan dengan&lt;br /&gt;aplikasi. Apabila aplikasi third-party yang digunakan merupakan aplikasi yang&lt;br /&gt;dikembangkan dengan baik, maka tentunya juga menyediakan file dokumentasi yang&lt;br /&gt;dapat dibaca di dalam /usr/doc.&lt;br /&gt;/usr/src&lt;br /&gt;Merupakan tempat untuk menyimpan source code dari aplikasi sistem. Yang paling&lt;br /&gt;umum tersimpan disini adalah source code dari kernel linux. Source code ini sangat&lt;br /&gt;bermanfaat untuk melakukan kompilasi ulang atau melakukan optimasi di tingkat kernel&lt;br /&gt;dengan dasar kernel sebelumnya.&lt;br /&gt;/usr/include&lt;br /&gt;Di direktori /usr/include tersimpan file-file header dari compiler C. File header ini&lt;br /&gt;mendefinisikan struktur dan konstanta yang dibutuhkan untuk membangung sebuah&lt;br /&gt;aplikasi yang standart. Direktori didalam /usr/include tersimpan header untuk compiler&lt;br /&gt;C++.&lt;br /&gt;/usr/X11R6&lt;br /&gt;Menyimpan sistem X-Window dan hal-hal yang berkaitan dengan X-Window.&lt;br /&gt;Subdirectories dibawah /usr/X11R6 tersimpan binari X itu sendiri dan juga dokumentasi,&lt;br /&gt;file header, config. icon. sounf, dan sebagainya yang berkaitan dengan grafis.&lt;br /&gt;/usr/local&lt;br /&gt;Disini tersimpan aplikasi yang terinstall dan file yang yang digunakan di local machine.&lt;br /&gt;Jika komputer yang digunakan merupakan bagian dari sebuah jaringan besar, terus&lt;br /&gt;direktori /usr lokasi fisiknya terletak di komputer yang berbeda dan di bagikan kedalam&lt;br /&gt;jaringan untuk di mount kedalam /usr. Pada jaringan seperti ini, direktori /usr/local akan&lt;br /&gt;berisi barang-barang yang hendaknya tidak digunakan di banyak mesin dan hanya di&lt;br /&gt;gunakan di local machine saja. Karena kebanyakan komputer tidak memanfaatkan bentuk&lt;br /&gt;jaringan seperti yang disebutkan tadi, bukan berarti /usr/local menjadi tidak berguna. Jika&lt;br /&gt;kita menemukan aplikasi yang menari dan secara official tidak tersedia dan bukan bagian&lt;br /&gt;dari distro yang digunakan, hendaknya kita menginstallnya kedalam /usr/local. Sebagai&lt;br /&gt;contoh, jika applikasi tambahan yang umum akan tersimpan kedalam /usr/bin, maka&lt;br /&gt;aplikasi tambahan yang sifatnya lebih custom hendaknya di simpan di /usr/local/bin.&lt;br /&gt;Dengan cara ini maka dapat menghindarkan kebingungan dalam jenis aplikasi yang&lt;br /&gt;tersedia dan menjaga sistem tetap bersih dan rapi.&lt;br /&gt;/root&lt;br /&gt;Merupakan direktori home-nya superuser (root). Harap jangan bingung dengan direktori&lt;br /&gt;root (/). Walaupun cara menyebutnya sama, tapi sama sekali berfungsi sangat berbeda.&lt;br /&gt;/var&lt;br /&gt;Direktori /var merupakan direktori yang isinya sangat dinamis. Jika digunakan didalam&lt;br /&gt;server. Sangat dianjurkan /var ini untuk diletakkan di partisi terpisah dikarenan direktori /&lt;br /&gt;var dapat membengkak dengan sangat cepat. Selain itu juga, dengan direktori /var dibuat&lt;br /&gt;partisinya sendiri atau secara fisik ditentukan lokasinya, maka dapat mencegah internal&lt;br /&gt;fragmentasi, dan proses pencarian file tidak terlalu jauh, hanya seputar cylinder itu-itu&lt;br /&gt;saja. Untuk memudahkan mengingat, direktori ini dianggap kependekan dari 'variative'.&lt;br /&gt;/var/log&lt;br /&gt;Merupakan direktori untuk menyimpan berbagai macam log atau catatan yang berkaitan&lt;br /&gt;dengan sistem. Isi dari /var/log ini terus terupdate selama sistem berjalan. Oleh karena&lt;br /&gt;itu, /var/log merupakan alasan dan penyebab utama direktori /var dapat membengkak&lt;br /&gt;dengan gila-gilaan. Walaupun di linux sendiri tersendiri tersedia aplikasi logrotate untuk&lt;br /&gt;meredam percepatan pembengkakan direktori /var, tapi tetap juga jika tidak di siapkan&lt;br /&gt;ruang tersendiri, ukuran log ini dapat menghantam ruang kosong di sistem. Direktori /var/&lt;br /&gt;log ini hendaknya menjadi tempat pertama kita lari apabila di sistem terjadi keanehan.&lt;br /&gt;System log linux baik kok, keanehan pun akan di tuliskan dengan gamblang kedalam log.&lt;br /&gt;Misalkan pada webserver, /var/log/httpd/access.log akan mencatat siapa saja yang&lt;br /&gt;mengakses web yang terpasang dan menuju kemana. Apabila banyak sekali yang&lt;br /&gt;mengunjungi web itu, maka file /var/log/httpd/access.log pun akan terupdate dengan&lt;br /&gt;kecepatan luar biasa yang susah untuk diikuti oleh pandangan manusia biasa. Misalkan&lt;br /&gt;juga /var/log/syslog, disana tersimpan log yang berkaitan dengan system. Misalkan kita&lt;br /&gt;colokkan flash disk, maka dengan mengamati /var/log/syslog kita bisa mengetahui&lt;br /&gt;apakah sistem bisa mengenali flashdisk itu dan melakukan auto mount, atau memberikan&lt;br /&gt;pesan yang lain. Dari /var/log/syslog juga misalnya kita bisa melihat apakan rule crontab&lt;br /&gt;yang kita buat berjalan sesuai waktunya atau tidak. Semakin banyak kejadian baik yang&lt;br /&gt;buruk atau yang baik terjadi di system, maka /var/log pun akan semakin membengkak.&lt;br /&gt;/var/mail&lt;br /&gt;Merupakan direktori untuk menyimpan email masuk dan keluar. Direktori /var/mail ini&lt;br /&gt;akan sangat terasa fungsinya jika kita membuat mail server menggunakan postfix,&lt;br /&gt;sendmail atau qmail. Sebenarnya tanpa menggunakan mailserver itu, kita juga dapat&lt;br /&gt;mengirim email, hanya saja terbatas hanya dalam linkup mesin kita dan user yang&lt;br /&gt;terdapat didalamnya. Apabila mesin yang kita gunakan hanya kita sendiri usernya,&lt;br /&gt;tentusaja tidak seru, maka perlu dibuatkan mail server yang sesungguhnya agar aktivitas&lt;br /&gt;kirim-mengirim email dapat seheboh dengan mail.yahoo.com ataupun mail.ugm.ac.id.&lt;br /&gt;Direktori /var/mail merupakan penyebab kedua yang membuat direktori /var dapat&lt;br /&gt;membengkak tidak karuan. Aktivitas dan lalulintas saling kirim email yang tinggi,&lt;br /&gt;ditambah lagi dengan attachment yang tidak masuk akal ukurannya, menyebabkan&lt;br /&gt;/var/mail bertanggung jawab penuh atas membengkaknya /var. Dengan di berikannya&lt;br /&gt;direktori /var sebuah partisi tersendiri, maka apabila direktori /var mentok ke total ukuran&lt;br /&gt;partisi, 'hanya' menyebabkan mailserver-nya macet. tapi sistem linux itu sendiri masih&lt;br /&gt;bisa berjalan dengan nyaman untuk mengatasi 'kekacauan' di /var. Ada juga cara agar&lt;br /&gt;direktori /var tidak segera penuh, dengan menerpakan quota di mail server.&lt;br /&gt;/var/spool&lt;br /&gt;Direktori /var/spool merupakan direktori untuk menyimpan file-file yang spooling atau&lt;br /&gt;yang sedang mengantri untuk diproses. Yang umum berada didalam /var/spool ini adalah&lt;br /&gt;operasi printing. Apabila linux yang dibangun difungsikan sebagai prnter server, atau&lt;br /&gt;sharing printer, maka /var/spool ini juga perlu diperhatikan apabila yang menggunakan&lt;br /&gt;printer tersebut orangnya sangat banyak.&lt;br /&gt;/var/run&lt;br /&gt;Di direktori ini tersimpan PID (Process ID) dari layanan-layanan yang berjalan. PID yang&lt;br /&gt;tercatat didalam /var/run ini nantinya akan digunakan oleh script didalam /etc/init.d/*&lt;br /&gt;untuk mengendalikan layanan yang tersedia di linux.&lt;br /&gt;/proc&lt;br /&gt;Direktori /proc juga merupakan pseudo filesystem yang mirip dengan /dev. Bedanya,&lt;br /&gt;/proc ini murni hanya berkaitan dengan sistem dan tidak menyangkut pada device. Jika&lt;br /&gt;kita melakukan pengecekan ukuran penggunaan space, jangan terkceoh dengan direktori /&lt;br /&gt;proc yang tercatat menunjukkan memakan space sangat besar. Segala macam space yang&lt;br /&gt;tertulis disitu sama sekali tidak terdapat di dalam media penyimpanan harddisk. Jadi&lt;br /&gt;direktori /proc sebenarnya tidak ada sama sekali. Isi dari /proc ini adalah infomasi dari&lt;br /&gt;sistem, tetapi jika kita mengubah isi informasi dari beberapa file /proc juga dapat&lt;br /&gt;mengubah sifat jalannya sistem. Jangan takut apabila sistem berubah menjadi aneh&lt;br /&gt;tatkala kita mengubah isi /proc. Selama pengubahan isi hanya menggunakan echo, maka&lt;br /&gt;dengan merestart system, maka isi /proc pun akan langsung kembali ke semula. Misalkan&lt;br /&gt;kita ingin melakukan forwarding network, maka informasi pada&lt;br /&gt;/proc/sys/net/ipv4/ip_forward yang semula berisi 0 tinggal di ubah menjadi 1. Misalkan&lt;br /&gt;kita melihat informasi processor, maka kita dapat melihat dalam /proc/cpuinfo. Tapi&lt;br /&gt;jangan harap dengan mengedit /proc/cpuinfo maka kita akan mendapat cpu yang bekerja&lt;br /&gt;dengan clock cycle yang lebih menakjubkan.&lt;br /&gt;/tmp&lt;br /&gt;Merupakan file sistem yang menyimpan file-file sementara. Beberapa distro akan&lt;br /&gt;otomatis membersihkan isi dari /tmp sewaktu reboot. Direktori /tmp memiliki mode yang&lt;br /&gt;sangat terbuka sehingga mudah untuk ditulisi oleh siapa saja. Didalam /var/tmp juga&lt;br /&gt;digunakan sebagai penyimpanan file-file sementara, bedanya /var/tmp dengan /tmp&lt;br /&gt;yaitu /var/tmp tidak akan dibersihkan saat system reboot. Untuk memudahkan mengingat,&lt;br /&gt;direktori ini dianggap kependekan dari 'temporary'&lt;br /&gt;/lost+found&lt;br /&gt;Di direktori ini linux menyimpan file-file yang berasil di recover saat sistem crash.&lt;br /&gt;Dengan melihat kedalam /lost+found mungkin kita sapat menemukan file yang hilang.&lt;br /&gt;B. Struktur Perintah Linux&lt;br /&gt;[root@localhost root]# nama_perintah [pilihan] [argumen]&lt;br /&gt;keterangan:&lt;br /&gt;[root@localhost root]#  prompt Linux yang berarti anda login sebagai root yang berada&lt;br /&gt;pada host(mesin) localhost dan berada dalam directory root, tanda # menunjukkan&lt;br /&gt;sebagai superuser.&lt;br /&gt;nama_perintah  perintah standar yang dijalankan shell.&lt;br /&gt;pilihan  untuk memberi opsi (mengubah atau menambah) dari keadaan default.&lt;br /&gt;argument  objek yang akan diproses oleh perintah (dapat dikosongkan).&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;[root@localhost root]# ls –a /bin&lt;br /&gt;nama_perintah  ls (list files) = menampilkan isi directory&lt;br /&gt;[pilihan]  -a (all)&lt;br /&gt;[argument]  /bin&lt;br /&gt;Maksud dari directory diatas adalah kita memerintahkan komputer untuk menampilkan&lt;br /&gt;file-file (ls) yang ada di directory /bin secara keseluruhan (-a)&lt;br /&gt;Gunakan --help atau man untuk mendapatkan bantuan penjelasan mengenai&lt;br /&gt;nama_perintah&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;[root@localhost root]# ls --help&lt;br /&gt;[root@localhost root]# man ls&lt;br /&gt;C. Perintah-perintah Dasar Linux&lt;br /&gt;Perintah untuk berbagai operasi dasar di sistem operasi linux, beserta penjelasannya,&lt;br /&gt;dapat dilihat sebagai berikut :&lt;br /&gt;Perintah Keterangan&lt;br /&gt;any_command –help Menampilkan keterangan bantu tentang pemakaian perintah. “–&lt;br /&gt;help” sama dengan perintah pada DOS “/h”.&lt;br /&gt;Ls&lt;br /&gt;Melihat isi file dari direktori aktif. Pada linux perintah dir hanya&lt;br /&gt;berupa alias dari perintah ls. Untuk perintah ls sendiri sering&lt;br /&gt;dibuatkan alias ls –color, agar pada waktu di ls ditampilkan&lt;br /&gt;warna-warna sesuai dengan file-filenya, biasanya hijau untuk&lt;br /&gt;execute, dsb.&lt;br /&gt;Ls –al Melihat seluruh isi file pada direktori aktif beserta file hidden,&lt;br /&gt;lalu ditampilkan layar per layar.&lt;br /&gt;Cd directory&lt;br /&gt;Change directory. Menggunakan cd tanpa nama direktori akan&lt;br /&gt;menghantarkan anda ke home direktori. Dan cd - akan&lt;br /&gt;menghantarkan anda ke direktori sebelumnya.&lt;br /&gt;cp source&lt;br /&gt;destination Mengopi suatu file&lt;br /&gt;mcopy source&lt;br /&gt;destination&lt;br /&gt;Mengcopy suatu file dari/ke dos filesystem. Contoh &lt;tt&gt;mcopy&lt;br /&gt;a:autoexec.bat ~/junk . Gunakan man mtools untuk command&lt;br /&gt;yang sejenis : mdir, mcd, mren, mmove, mdel, mmd, mrd,&lt;br /&gt;mformat….&lt;br /&gt;mv source&lt;br /&gt;destination Memindahkan atau mengganti nama file&lt;br /&gt;ln -s source&lt;br /&gt;destination&lt;br /&gt;Membuat Simbolic Links, contoh &lt;tt&gt;ln -sf&lt;br /&gt;/usr/X11R6/bin/XF86_SVGA /etc/X11/X, membuat Simbolic link&lt;br /&gt;dari file XF86_SVGA ke X&lt;br /&gt;rm files Menghapus file&lt;br /&gt;mkdir directory Membuat direktori baru&lt;br /&gt;rmdir directory Menghapus direktori yang telah kosong&lt;br /&gt;rm -r files&lt;br /&gt;(recursive remove) Menghapus file, direktori dan subdirektorinya.&lt;br /&gt;Hati-hati menggunakan perintah ini apabila anda login sebagai&lt;br /&gt;root, karena root dengan mudah dapat menghapus seluruh file&lt;br /&gt;pada sistem dengan perintah di atas, tidak ada perintah untuk&lt;br /&gt;undelete di Linux&lt;br /&gt;More Untuk melihat isi suatu file, dengan tambahan perintah more,&lt;br /&gt;maka isi file tersebut ditampilkan layar per layar.&lt;br /&gt;less filename Melihat suatu file layar per layar, dan tekan tombol “q” apabila&lt;br /&gt;ingin keluar,&lt;br /&gt;pico filename Edit suatu text file.&lt;br /&gt;pico -w filename Edit suatu text file, dengan menonaktifkan fungsi word wrap,&lt;br /&gt;sangat berguna untuk mengedit file seperti /etc/fstab.&lt;br /&gt;lynx file.html&lt;br /&gt;Melihat file html atau browse ke net dengan text mode, dimana&lt;br /&gt;gambar/image tidak dapat ditampilkan, tapi lynx adalah suatu&lt;br /&gt;browser yang sangat cepat, sangat berguna bila anda hanya&lt;br /&gt;menginginkan suatu artikel tanpa image.&lt;br /&gt;tar -zxvf&lt;br /&gt;filename.tar.gz&lt;br /&gt;Meng-untar sebuah file tar sekaligus meng-uncompress file&lt;br /&gt;tersebut (*.tar.gz atau *.tgz), untuk meletakkannya direktori yg&lt;br /&gt;diinginkan tambahkan option -C direktori, contoh tar -zxvf&lt;br /&gt;filename.tar.gz -C /opt (meletakkan file tersebut di direktori&lt;br /&gt;/opt&lt;br /&gt;tar -xvf&lt;br /&gt;filename.tar Meng-untar sebuah file tar yang tidak terkompress (*.tar).&lt;br /&gt;gunzip&lt;br /&gt;filename.gz&lt;br /&gt;Meng-uncompress sebuah file zip (*.gz” or *.z). dengan&lt;br /&gt;menggunakan gzip (juga zip atau compress) jika anda&lt;br /&gt;menginginkan mengompress file.&lt;br /&gt;bunzip2&lt;br /&gt;filename.bz2&lt;br /&gt;Meng-uncompress file dengan format (*.bz2) dengan utiliti&lt;br /&gt;“bzip2″, digunakan pada file yang besar.&lt;br /&gt;unzip&lt;br /&gt;filename.zip&lt;br /&gt;Meng-uncompress file dengan format (*.zip) dengan utiliti&lt;br /&gt;“unzip” yang kompatibel dengan pkzip for DOS.&lt;br /&gt;find / -name&lt;br /&gt;“filename”&lt;br /&gt;Mencari “namafile” pada komputer anda dimulai dengan direktori&lt;br /&gt;/. Namafile tersebut mungkin saja berisi wildcard (*,?).&lt;br /&gt;locate filename Mencari file dengan string “filename”. Sangat mudah dan cepat&lt;br /&gt;dari perintah di atas.&lt;br /&gt;Pine&lt;br /&gt;Email reader yang sangat mudah digunakan, dan menjadi favorit&lt;br /&gt;banyak pemakai mesin Unix. Atau anda bisa pakai email yang&lt;br /&gt;sangat customize, yaitu mutt ,&lt;br /&gt;talk username1 Berbicara dengan keyboard dengan user lain yg sedang login pada&lt;br /&gt;mesin kita (atau gunakan talk username1@machinename&lt;/t&gt;&lt;br /&gt;untuk berbicara dengan komputer lain). Untuk menerima&lt;br /&gt;undangan percakapan, ketikkan &lt;tt&gt;talk username2. Jika&lt;br /&gt;seseorang mencoba untuk berbicara dengan anda dan itu&lt;br /&gt;dirasakan mengganggu, anda bisa menggunakan perintah mesg n&lt;br /&gt;untuk menolak pesan tersebut. Dan gunakan perintah who atau&lt;br /&gt;rwho untuk melihat siapa user yang mengganggu tersebut.&lt;br /&gt;Mc Menjalankan “Morton Commander” … eh… salah maksudnya&lt;br /&gt;“Midnight Commander” sebagai file manager, cepat dan bagus.&lt;br /&gt;telnet server&lt;br /&gt;Untuk menghubungkan komputer kita ke komputer lain dengan&lt;br /&gt;menggunakan protokol TELNET. Gunakan nama mesin atau&lt;br /&gt;Nomor IP mesin, dan anda akan mendapatkan prompt login name&lt;br /&gt;dari mesin tersebut, masukkan passwordnya, oh ya .. anda juga&lt;br /&gt;harus punya account di mesin remote tersebut. Telnet akan&lt;br /&gt;menghubungkan anda dengan komputer lain dan membiarkan&lt;br /&gt;anda untuk mengoperasikan mesin tersebut. Telnet sangat tidak&lt;br /&gt;aman, setiap yang anda ketik menjadi “open text”, juga dengan&lt;br /&gt;password anda! Gunakan ssh alih-alih telnet untuk mengakses&lt;br /&gt;mesin secara remote.&lt;br /&gt;rlogin server&lt;br /&gt;(remote login) Menghubungkan anda kekomputer lain.&lt;br /&gt;Loginname dan password, tetapi apabila account anda tersebut&lt;br /&gt;telah dipakai, maka anda akan mendapatkan pesan kesalahan pada&lt;br /&gt;password anda. Sangat tidak aman juga, gunakan ssh sebagai&lt;br /&gt;gantinya.&lt;br /&gt;rsh server&lt;br /&gt;(remote shell) Jalan lain untuk menghubungkan anda ke remote&lt;br /&gt;machine. Apabila login name/password anda sedang dipakai di&lt;br /&gt;remote mesin tsb, maka password anda tidak akan berlaku. Idem&lt;br /&gt;dengan rlogin, gantikan dengan ssh.&lt;br /&gt;ftp server&lt;br /&gt;Ftp ke mesin lain, ini sangat berguna untuk mengopy file ke/dari&lt;br /&gt;remote mesin. Juga tidak aman, gunakan scp dari keluarga ssh&lt;br /&gt;sebagai gantinya.&lt;br /&gt;Minicom Program Minicom (dapat dikatakan seperti&lt;br /&gt;“Procomm/Hyperterminal for Linux”).&lt;br /&gt;./program_name Menjalankan program pada direktori aktif, yang mana tidak&lt;br /&gt;terdapat pada PATH anda&lt;br /&gt;Xinit Menjalankan X-window server (tanpa windows manager).&lt;br /&gt;Startx Menjalankan X-window server dan meload default windows&lt;br /&gt;manager. Sama seperti perintah “win” under DOS dengan Win3.1&lt;br /&gt;startx — :1&lt;br /&gt;Menjalankan sesi X-windows berikutnya pada display 1 (default&lt;br /&gt;menggunakan display 0). Anda dapat menjalankan banyak GUI&lt;br /&gt;terminal secara bersamaan, untuk pindah antar GUI gunakan&lt;br /&gt;&lt;ctrl&gt;&lt;alt&gt;&lt;f7&gt;, &lt;ctrl&gt;&lt;alt&gt;&lt;f8&gt;, etc, tapi ini akan lebih&lt;br /&gt;banyak memakan memori.&lt;br /&gt;Xterm (pada X terminal) ,menjalankan X-windows terminal. Untuk&lt;br /&gt;keluar ketikkan exit&lt;br /&gt;Xboing (pada X terminal). Sangat lucu deh …., seperti games-games lama&lt;br /&gt;…..&lt;br /&gt;Gimp&lt;br /&gt;(pada X terminal) Program image editor yang sangat bagus, bisa&lt;br /&gt;disamakan dengan Adobe Photoshop, yang membedakan adalah&lt;br /&gt;program ini gratis.&lt;br /&gt;netscape (pada X terminal) menjalankan netscape, versi pada waktu tulisan&lt;br /&gt;ini dibuat telah mencapai versi 4.7&lt;br /&gt;netscape -display&lt;br /&gt;host:0.0&lt;br /&gt;(pada X terminal) menjalankan netscape pada mesin yang aktif&lt;br /&gt;dan menampilkan outputnya pada mesin yang bernama host&lt;br /&gt;display 0 screen 0. Anda harus memberikan akses untuk mesin&lt;br /&gt;aktif untuk menampilkannya pada mesin host dengan perintah&lt;br /&gt;xhost&lt;br /&gt;shutdown -h now&lt;br /&gt;(sebagai root) Shut down sistem. Umumnya digunakan untuk&lt;br /&gt;remote shutdown. Gunakan &lt;ctrl&gt;&lt;alt&gt; untuk shutdown pada&lt;br /&gt;konsol (dapat dijalankan oleh user).&lt;br /&gt;halt reboot (sebagai root) Halt atau reboot mesin. Lebih simple dari&lt;br /&gt;perintah di atas.&lt;br /&gt;man topic&lt;br /&gt;Menampilkan daftar dari sistem manual pages (help) sesuai&lt;br /&gt;dengan topic. Coba man man. lalu tekan q untuk keluar dari&lt;br /&gt;viewer. Perintah info topic Manual pages dapat dibaca dilhat&lt;br /&gt;dengan cara any_command –help.&lt;br /&gt;apropos topic Menampilkan bantuan manual berdasarkan topik..&lt;br /&gt;pwd Melihat direktori kerja saat ini&lt;br /&gt;hostname&lt;br /&gt;Menampilkan nama local host (mesin dimana anda sedang&lt;br /&gt;bekerja). Gunakan perintah netconf (sebagai root) untuk&lt;br /&gt;merubah nama host dari mesin tersebut, atau edit file /etc/hosts&lt;br /&gt;whoami Mencetak login name anda&lt;br /&gt;id username Mencetak user id (uid) atau group id (gid)&lt;br /&gt;date&lt;br /&gt;Mencetak atau merubah tanggal dan waktu pada komputer,&lt;br /&gt;contoh merubah tanggal dan waktu ke 2000-12-31 23:57 dengan&lt;br /&gt;perintah; date 123123572000&lt;br /&gt;time Melihat jumlah waktu yg ditangani untuk penyelesaian suatu&lt;br /&gt;proses + info lainnya. Jangan dibingungkan dengan perintah date&lt;br /&gt;who Melihat user yang login pada komputer kita.&lt;br /&gt;rwho -a&lt;br /&gt;Melihat semua user yg login pada network anda. Layanan&lt;br /&gt;perintah rwho ini harus diaktifkan, jalankan setup sebagai root&lt;br /&gt;untuk mengaktifkannya.&lt;br /&gt;finger username Melihat informasi user, coba jalankan; finger root&lt;br /&gt;last Melihat user sebelumnya yang telah login di komputer.&lt;br /&gt;uptime Melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang,&lt;br /&gt;terhitung proses reboot terakhir.&lt;br /&gt;ps (=print status) Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user&lt;br /&gt;ps axu Melihat seluruh proses yang dijalankan, walaupun tanpa terminal&lt;br /&gt;control, juga ditampilkan nama dari user untuk setiap proses.&lt;br /&gt;top Melihat proses yang berjalan, dengan urutan penggunaan cpu.&lt;br /&gt;uname -a Informasi system kernel anda&lt;br /&gt;free Informasi memory (dalam kilobytes).&lt;br /&gt;df -h (=disk free) Melihat informasi pemakaian disk pada seluruh&lt;br /&gt;system (in human-readable form)&lt;br /&gt;du / -bh (=disk usage) Melihat secara detil pemakaian disk untuk setiap&lt;br /&gt;direktori, dimulai dari root (in human legible form).&lt;br /&gt;cat /proc/cpuinfo Cpu info. Melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan&lt;br /&gt;file nyata (not real files).&lt;br /&gt;cat&lt;br /&gt;/proc/interrupts Melihat alamat interrupt yang dipakai.&lt;br /&gt;cat /proc/version Versi dari Linux dan informasi lainnya.&lt;br /&gt;cat&lt;br /&gt;/proc/filesystems Melihat filesystem yang digunakan.&lt;br /&gt;cat /etc/printcap Melihat printer yang telah disetup&lt;br /&gt;lsmod (as root) Melihat module-module kernel yang telah di load.&lt;br /&gt;set Melihat environment dari user yang aktif&lt;br /&gt;echo $PATH&lt;br /&gt;Melihat isi dari variabel PATH. Perintah ini dapat digunakan untuk&lt;br /&gt;menampilkan variabel environmen lain dengan baik. Gunakan&lt;br /&gt;set untuk melihat environmen secara penuh.&lt;br /&gt;dmesg Mencetak pesan-pesan pada waktu proses boot. (menampilkan&lt;br /&gt;file: /var/log/dmesg).&lt;br /&gt;clear Membersihkan layar.&lt;br /&gt;adduser Menambah pengguna.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/259697588431051236-3847868215967280740?l=nurdiantostimata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdiantostimata.blogspot.com/feeds/3847868215967280740/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nurdiantostimata.blogspot.com/2009/07/perintah-dasar-linux.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/259697588431051236/posts/default/3847868215967280740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/259697588431051236/posts/default/3847868215967280740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdiantostimata.blogspot.com/2009/07/perintah-dasar-linux.html' title='PERINTAH DASAR LINUX'/><author><name>nurdianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09385084032646100878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-259697588431051236.post-2847682188027065</id><published>2009-06-18T23:48:00.000-07:00</published><updated>2009-06-18T23:54:23.345-07:00</updated><title type='text'>Mata Kuliah Aplikasi Sistem Operasi</title><content type='html'>useradd nama_user&lt;br /&gt;passswd nama_user&lt;br /&gt;userdel nama_user&lt;br /&gt;groupadd nama_user&lt;br /&gt;usermod -G nama_group nama_group&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;touch nama_file (buat file kosong)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;chown user.group nama_file  (merubah kepemilikan file atas user dan group)&lt;br /&gt;chown user nama_file&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hak akses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;r = read    = 4&lt;br /&gt;w = write    = 2&lt;br /&gt;x = execute    = 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pwd = cara mengetahui kita berada pada direktori mana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rmdir  untuk menhapus direktori kosong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rm -rf menghapus direktori yg ada sub direktori didalamnya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/259697588431051236-2847682188027065?l=nurdiantostimata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdiantostimata.blogspot.com/feeds/2847682188027065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nurdiantostimata.blogspot.com/2009/06/mata-kuliah-aplikasi-sistem-operasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/259697588431051236/posts/default/2847682188027065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/259697588431051236/posts/default/2847682188027065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdiantostimata.blogspot.com/2009/06/mata-kuliah-aplikasi-sistem-operasi.html' title='Mata Kuliah Aplikasi Sistem Operasi'/><author><name>nurdianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09385084032646100878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-259697588431051236.post-4748121508494751342</id><published>2009-06-18T18:07:00.001-07:00</published><updated>2009-06-18T18:10:43.827-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/259697588431051236-4748121508494751342?l=nurdiantostimata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdiantostimata.blogspot.com/feeds/4748121508494751342/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://nurdiantostimata.blogspot.com/2009/06/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/259697588431051236/posts/default/4748121508494751342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/259697588431051236/posts/default/4748121508494751342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdiantostimata.blogspot.com/2009/06/blog-post.html' title=''/><author><name>nurdianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09385084032646100878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
